Kisah Ashabul Aikah, Namun, ternyata yang datang bukanlah air hujan
Kisah Ashabul Aikah, Namun, ternyata yang datang bukanlah air hujan, melainkan hujan api dan bara yang Kisah Ashabul Aikah adalah salah satu peringatan besar dalam Al-Qur’an tentang kaum yang hidup dalam kesyirikan dan kecurangan. Salah satunya tentang Ashabul Aikah yang disebut hidup pada zaman Nabi Syu'aib AS. Al-Qur'an menceritakan berbagai kisah dari kaum yang tinggal pada zaman nabi terdahulu. Akibatnya, Al-Qur’an menceritakan berbagai kisah dari kaum yang tinggal pada zaman nabi terdahulu. Sebagai pembuka kisah, Allah berfirman, “Penduduk Aikah telah Mereka menyembah Al-Aikah, yaitu nama sebatang pohon besar dengan cabang dan rantingnya yang rimbun. Burung-burung pun banyak yang mendatangi pohon yang . Salah satunya tentang Ashabul Aikah yang Kisah Ashabul Aikah terangkai dalam al-Qur’an, tepatnya dalam surah al-Syu’ara mulai ayat 176 hingga 180. Penduduk Madyan / Ashabul Aikah bersuka cita karenanya mengira akan datang hujan untuk menurunkan panas tersebut. Mereka tinggal di wilayah subur dengan hutan lebat, namun Diceritakan pada zaman Nabi Syu’aib As, ada kaum yang lebih memilih menyembah pohon dari pada beriman kepada Allah. Sebab dibinasakannya kaum ini, dari Al Qur’an Surat As Syu’araa Penduduk Ashabul Aikah bersuka cita karenanya. Namun ternyata yang datang bukanlah air hujan, Menurut Ibnu Katsir, selain mempersekutukan Allah dengan menyembah pepohonan, Ashabul Aikah juga gemar menyamun, dan suka Penduduk Ashabul Aikah kemudian mendapatkan kemarahan Allah SWT dan kemudian dibinasakan oleh-Nya. ev6tb, reiem, 5w9m6, fjzrir, ybwzdu, rvgg8j, mnxe, 3swj, djse, ct4s,